GARUT – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bermuatan material bangunan terjadi di Jalan Raya Cisandaan, tepatnya di tikungan Sumadra, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.
Insiden tersebut diduga terjadi akibat sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi saat melintasi jalan menurun dan berkelok. Truk yang tidak lagi dapat dikendalikan pengemudi keluar dari badan jalan, masuk ke selokan di bahu jalan, kemudian terguling.
Kapolsek Pamulihan, IPTU Dadi Supriyadi, menjelaskan bahwa truk mengangkut material bangunan berupa 65 lembar Aplus Plank berukuran 8 mm x 200 mm x 3.050 mm serta 120 sak Aplus Pasta ALC dengan berat masing-masing 40 kilogram. Total muatan diperkirakan mencapai sekitar lima ton.
Truk tersebut diketahui melaju dari arah Cikajang menuju jalur Pakenjeng–Bungbulang dengan tujuan Desa Cijayana, Kecamatan Bungbulang.
“Dugaan sementara, kendaraan mengalami rem blong saat melintasi jalan yang menurun dan menikung sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian keluar jalur dan terguling,” ujar IPTU Dadi Supriyadi.
Akibat kecelakaan itu, pengemudi Herman (47), warga Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, dan kernetnya Muhamad Aria Erlangga (24), yang juga berasal dari Kabupaten Tangerang, mengalami luka ringan. Keduanya segera dievakuasi ke Puskesmas Cisandaan untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain menyebabkan dua orang mengalami luka ringan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Usai menerima laporan, personel Polsek Pamulihan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terguling.
Polres Garut mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama sistem pengereman. Pemeriksaan rutin dinilai sangat penting guna memastikan kendaraan tetap laik jalan, terutama saat melintasi jalur menurun dan berkelok sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Redaksi
