LUBUK LINGGAU – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan. Salah satunya melalui silaturahmi Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan ke kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Lubuk Linggau, KH. M. Asri, Jumat (28/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam mempererat komunikasi dan sinergi dengan tokoh agama, sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Kapolres Lubuk Linggau didampingi Kasat Intelkam Polres Lubuk Linggau Iptu Giartono dan PS. Kapolsek Lubuk Linggau Timur I Iptu Jumar Bolivar. Rombongan disambut langsung oleh KH. M. Asri dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
AKBP Catur Erwin Setiawan menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut tidak hanya bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan ulama, tetapi juga untuk memohon doa serta dukungan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.
Menurutnya, tokoh agama memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat. Kehadiran ulama juga dinilai dapat membantu menciptakan suasana yang sejuk serta mencegah munculnya berbagai potensi konflik sosial.
“Sinergi antara kepolisian dan tokoh agama sangat penting dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami berharap komunikasi serta kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan,” demikian inti pesan Kapolres dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Lubuk Linggau KH. M. Asri menyambut positif kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menyatakan kesiapan untuk terus mendukung kepolisian dalam menjaga kerukunan dan keamanan di tengah masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai upaya, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat, menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama mencegah potensi terjadinya konflik sosial.
Kegiatan silaturahmi kemudian dilanjutkan dengan perbincangan mengenai sejumlah persoalan keumatan dan kondisi sosial masyarakat. Pertemuan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, ketenteraman, serta kemajuan bagi masyarakat Kota Lubuk Linggau.
Melalui komunikasi yang terjalin secara berkelanjutan antara kepolisian dan tokoh agama, diharapkan tercipta kolaborasi yang semakin kuat dalam menjaga Lubuk Linggau tetap aman, damai, dan kondusif.
Red
