Ajak Pelajar dan Pemuda Lebih Aktif Berperan Serta, PMI Siap Berikan Pembinaan dan Pelatihan
SURABAYA, 03 JUNI 2026 – Peran generasi muda menjadi salah satu fokus utama pengembangan organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur. Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Robert Simangunsong, S.H., M.H., secara terbuka mengajak seluruh elemen pemuda dan pelajar untuk tidak ragu bergabung serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Langkah ini dilakukan guna memperkuat kiprah PMI dalam melayani masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Robert, keberadaan PMI hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat. Organisasi ini akan terus tumbuh dan bermanfaat selama masih diisi oleh orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi serta kemauan kuat untuk berbagi kebaikan dengan sesama.
USIA HANYA ANGKA, SEMUA BISA BERBAGI MANFAAT
“Kini usia saya sudah menginjak 60 tahun, namun semangat untuk terus berkarya tidak pernah padam. Saya sadar, semakin banyak pemuda yang terlibat, semakin besar pula energi positif yang bisa kita salurkan. Kita bisa saling melengkapi, berbagi pengalaman dan ilmu, demi meringankan beban orang lain baik saat menghadapi bencana maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sebagai penanggung jawab bidang kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia, Robert menekankan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas seluruh relawan dan pengurus. Berbagai pelatihan, pendidikan, serta kerja sama dengan berbagai pihak baik dari dalam maupun luar negeri terus digalakkan agar kapasitas sumber daya manusia PMI semakin profesional dan siap diandalkan.
Selain itu, penyempurnaan sistem kerja, pengelolaan fasilitas, hingga peralatan penunjang juga terus dilakukan. Tujuannya agar PMI semakin matang dan mampu berdiri sejajar sebagai mitra pemerintah yang handal dalam menangani berbagai persoalan kemanusiaan di wilayah Jawa Timur.
BERBAGAI PROGRAM DISIAPKAN UNTUK PEMUDA
Guna menjaring minat generasi muda, pihaknya kini sedang menyusun beragam program khusus. Salah satunya adalah pembinaan terstruktur bagi siswa mulai dari tingkat SMP hingga SMA melalui wadah Palang Merah Remaja atau PMR.
“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi pemuda yang ingin belajar dan mengabdi. PMR menjadi sarana tepat untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, rasa solidaritas, dan tanggung jawab sosial sejak dini,” jelas Robert.
Ia sangat yakin bahwa pemuda adalah penerus harapan bangsa. Dengan semangat, idealisme, dan tenaga yang dimiliki, mereka sangat layak untuk dididik menjadi relawan tangguh yang siap membantu siapa saja tanpa memandang latar belakang.
“Bagi saya, setiap pemuda yang mau menyumbangkan waktunya akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli, mandiri, dan berguna bagi agama, bangsa, serta negara. Mereka adalah aset berharga yang akan menjadi tulang punggung gerakan kemanusiaan di masa depan,” tambahnya.
BERKOMITMEN BERIKAN YANG TERBAIK
Meskipun sudah mengabdi lebih dari 30 tahun di PMI, Robert mengaku tidak pernah merasa lelah. Ia berjanji akan terus bekerja dengan penuh dedikasi dan profesionalisme selama masih diberi kesehatan dan kesempatan.
“Selama napas masih berhembus, saya akan berusaha memberikan yang terbaik agar PMI semakin dicintai masyarakat dan semakin dirasakan manfaatnya,” tegasnya.
Ke depannya, PMI Jawa Timur juga berencana memperbaiki serta melengkapi sarana dan prasarana penunjang. Segala fasilitas tersebut nantinya akan digunakan secara maksimal untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kemanusiaan, termasuk di rumah sakit-rumah sakit yang dikelola oleh PMI Jawa Timur.
(Redaksi)
