BIN NUSANTARA JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026 Masehi yang digelar di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/5). Ibadah ini dilaksanakan secara bersama-sama oleh jajaran aparatur sipil negara Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat umum, khususnya warga sekitar kawasan Kebon Sirih.
Mengusung tema “Ikhlas Berkurban, Total Dalam Pengabdian”, salat berjamaah ini dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga Pengkajian dan Penerapan Alquran (LPTQ) DKI Jakarta, KH Muhammad Ali. Sementara itu, khotbah Iduladha disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz.
Wagub Rano Karno menyampaikan bahwa kegiatan ini dibuka secara luas bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kalangan pemerintahan. Untuk memudahkan akses warga yang berdatangan, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan lokasi parkir di beberapa titik strategis, yakni di kawasan IRTI Monas, sekitar Stasiun Gambir, serta area kompleks DPRD DKI Jakarta.
“Alhamdulillah, kita baru saja menunaikan ibadah Salat Iduladha bersama di halaman Balai Kota. Acara ini terbuka untuk umum dan dihadiri juga oleh warga sekitar Kebon Sirih. Kami berharap momen kebersamaan ini semakin mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Rano usai melaksanakan ibadah.
Pada perayaan tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan hewan kurban sebanyak 210 ekor sapi. Bantuan tersebut bersumber dari berbagai pihak, yaitu 160 ekor sapi berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), 44 ekor dari Bazis DKI Jakarta, serta tambahan 6 ekor sapi dan 10 ekor kambing dari kontribusi HIPMI Jakarta. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Setelah rangkaian ibadah selesai, Wagub Rano langsung bergerak meninjau proses penyaluran hewan kurban ke dua lokasi terdampak musibah, yaitu di wilayah Jalan Ibrahim, Gang Langgar, Taman Sari Jakarta Barat, dan Jalan Hidup Baru 3, Gang Haji Zeni, Gandaria Utara, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Dalam kunjungannya ke kawasan Gandaria Utara, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi karena lingkungan tersebut berhasil meraih predikat Juara Siskamling tingkat Provinsi DKI Jakarta. Prestasi ini, menurutnya, membuktikan kesadaran dan kepedulian warga yang tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, bahkan didukung pemanfaatan teknologi canggih mulai dari pemasangan CCTV, pintu gerbang otomatis, alat pelacak, tombol darurat, hingga pusat pengendalian keamanan.
Menyangkut pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun ini, Wakil Gubernur mengimbau seluruh panitia dan warga agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar lokasi penyembelihan. Ia juga mengingatkan agar seluruh proses dilakukan sesuai tuntunan syariat Islam serta memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
“Secara keseluruhan, jumlah hewan kurban yang disembelih di Jakarta tahun ini mencapai hampir 68.000 ekor. Seluruhnya telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh tim khusus dan ditangani oleh juru sembelih yang telah terlatih serta bersertifikat halal, sehingga keamanan dan kelayakannya terjamin,” jelasnya.
Sementara dalam khotbahnya, KH Muhammad Faiz mengajak seluruh umat untuk meneladani ketulusan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Ia berharap semangat Iduladha mampu memperkokoh nilai-nilai keikhlasan, semangat berkorban, dan kepedulian sosial demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang semakin harmonis di ibu kota.
(Redaksi)
