SUKABUMI – Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, resmi dibuka dan mulai dimanfaatkan sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas olahraga otomotif.
Peresmian sirkuit dilakukan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas pada Minggu (30/8/2026), yang dirangkaikan dengan event grasstrack dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Event tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (29/8) hingga Minggu (30/8/2026), dan diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Banten.
Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyambut baik kehadiran Sirkuit Cibayawak. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Bojongsari.
“Kegiatan positif ini menjadi salah satu ajang untuk menyalurkan hobi, tetapi juga bisa ada pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Bojongsari,” ujar H. Andreas.
Ia menilai hadirnya sirkuit merupakan hasil kreativitas dan kolaborasi masyarakat bersama berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat hingga pemerintah desa.
Menurutnya, fasilitas tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal dengan berbagai kegiatan yang bersifat positif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan positif ini menjadikan Desa Bojongsari berkah dan masyarakatnya sehat semuanya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Event Grasstrack, Tintus Aryanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari Jawa Barat dan Banten.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini kurang lebih 60 peserta dari Jawa Barat dan Banten,” kata Tintus.
Ia mengatakan, perlombaan mempertandingkan sejumlah kelas grasstrack dan menjadi wadah bagi para penghobi olahraga otomotif untuk menyalurkan minat serta mengembangkan potensi olahraga otomotif di daerah.
Dengan telah dibukanya Sirkuit Cibayawak, masyarakat berharap fasilitas tersebut dapat terus digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga otomotif. Selain menjadi sarana penyaluran bakat dan hobi, keberadaan sirkuit juga diharapkan mampu membuka peluang aktivitas ekonomi baru bagi warga di sekitar lokasi.
Asep Lodaya
