KAPUAS HULU – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan semangat toleransi antarumat beragama kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Kalimantan Barat Sektor Timur dari Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad. Bersama masyarakat, mereka melaksanakan kerja bakti membersihkan Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) Jemaat Bethani di Desa Riam Sejawak, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas umum, khususnya rumah ibadah. Sejak pagi hari, personel Satgas dan warga bergotong royong membersihkan halaman gereja, memangkas rumput liar, meratakan tanah, serta mengumpulkan dedaunan yang selanjutnya dimanfaatkan menjadi kompos untuk mendukung penghijauan di sekitar area gereja.
Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan parang, seluruh peserta bekerja bahu-membahu menciptakan lingkungan gereja yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi jemaat saat melaksanakan ibadah.
Kehadiran prajurit Satgas Pamtas dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari tokoh agama dan masyarakat setempat. Mereka menilai kepedulian TNI tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus merawat fasilitas umum secara bersama-sama.
Lebih dari sekadar kerja bakti, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan. Melalui kebersamaan tersebut, nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus dipelihara sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan bermasyarakat di kawasan perbatasan Indonesia.
Redaksi
