BIN NUSANTARA JAKARTA – Suasana di sekitar kediaman mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di kawasan Mahkota Residence, Condet, Jakarta Timur, menunjukkan aktivitas yang lebih ramai setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalihkan status penahanannya menjadi tahanan rumah.
Sejak keputusan tersebut diberlakukan pada malam Kamis (19/3/2026), arus kendaraan di sekitar lokasi terpantau meningkat dan menarik perhatian warga sekitar. Berdasarkan pantauan pada Senin (23/3/2026), sejumlah kendaraan – antara lain mobil mewah dan taksi – tampak keluar masuk area permukiman tempat Yaqut tinggal.
Hilir mudiknya kendaraan tersebut telah memunculkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat. Namun, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah seluruh tamu yang datang memiliki hubungan langsung dengan Yaqut.
Lingkungan sekitar kediaman Yaqut tergolong terbuka, dengan deretan ruko dan tempat usaha yang berdiri di sepanjang akses masuk perumahan. Di antaranya adalah gerai Prima Freshmart dan toko Mahdi Karpet. Aktivitas masyarakat di kawasan tersebut tetap berjalan normal seperti biasanya, meskipun sorotan publik kini tertuju pada rumah mantan Menteri Agama tersebut.
Di pintu gerbang perumahan, petugas keamanan terlihat melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap akses kendaraan masuk. Saat awak media mencoba melakukan dokumentasi, dua petugas keamanan langsung menutup gerbang utama berwarna hitam yang menjadi jalur masuk ke area permukiman.
Beberapa warga lokal dan pengendara motor sesekali melintas di sekitar lokasi, namun tidak ada pihak yang bersedia memberikan keterangan terkait aktivitas yang terjadi di rumah Yaqut.
Salah satu hal yang mencolok adalah tidak adanya penjagaan khusus dari aparat kepolisian maupun petugas KPK di sekitar lokasi. Kondisi keamanan di kawasan tersebut terpantau normal, tanpa adanya pengamanan yang mencolok, meskipun status hukum Yaqut kini tengah menjadi sorotan publik luas.
(red)
