JAKARTA, 17 JUNI 2026 – Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Gambir, Jakarta Pusat, tampak penuh kekhidmatan pada Rabu (17/6/2026). Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., memimpin langsung upacara bendera rutin 17-an, menjadi momen penting penguatan karakter dan komitmen seluruh prajurit maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajarannya.
Upacara yang digelar setiap tanggal 17 ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana meneguhkan kembali semangat pengabdian, menajamkan kedisiplinan, serta memperkokoh loyalitas dan profesionalisme sebagai garda terdepan pertahanan negara.
Dalam amanatnya, Pangkostrad menyoroti dinamika situasi global dan tantangan bangsa yang terus berubah. Ia menekankan, di tengah kondisi tersebut, soliditas satuan, peningkatan kemampuan, dan mentalitas juang harus senantiasa dijaga dan dikembangkan.
“Kostrad harus tetap menjadi kekuatan yang tangguh, profesional, dan selalu siaga menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Letjen Fadjar di hadapan barisan pasukan.
Ia juga mengingatkan kembali jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional. Seluruh personel diminta menjadikan 6 Perintah Harian Pangkostrad, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, serta Panca Prasetya Korpri sebagai pegangan moral dan pedoman setiap langkah pengabdian.
Atas dedikasi, integritas, dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama ini, Pangkostrad menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya. Pengabdian tanpa pamrih itu disebutnya sebagai sumbangsih berharga bagi kemajuan satuan, kejayaan TNI, serta kepentingan bangsa dan negara.
Di akhir arahannya, Pangkostrad mengajak seluruh keluarga besar Kostrad untuk terus menjaga kehormatan diri, keluarga, dan satuan. Pengabdian yang tulus, disiplin, dan bertanggung jawab diharapkan menjadikan Kostrad semakin adaptif, modern, profesional, dan dicintai rakyat, demi mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan berdaulat.
(Penkostrad / Tim Redaksi)
