JAKARTA — Praktik korupsi dinilai tidak hanya menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara, tetapi juga memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Ketika anggaran negara yang semestinya digunakan untuk pembangunan dan pelayanan publik disalahgunakan, masyarakat pada akhirnya ikut menanggung konsekuensinya.
Pengamat hukum Oki Prasetiawan menilai korupsi telah menjadi persoalan serius yang dapat mengganggu stabilitas perekonomian nasional. Menurutnya, uang negara yang dikorupsi seharusnya dapat dialokasikan untuk kepentingan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga berbagai program kesejahteraan sosial.
“Korupsi bukan hanya persoalan hilangnya uang negara. Dampaknya jauh lebih luas karena ketika keuangan negara terkuras, masyarakat ikut menanggung beban melalui berbagai kebijakan fiskal, termasuk pajak dan pembiayaan utang negara,” ujar Oki.
Ia menegaskan, pemberantasan korupsi membutuhkan langkah yang konsisten, bukan hanya melalui penindakan terhadap pelaku, tetapi juga dengan memperkuat sistem pencegahan dan pengawasan dalam pengelolaan anggaran negara.
Menurut Oki, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi bagian penting dalam setiap proses pengelolaan keuangan negara. Setiap rupiah anggaran yang berasal dari negara harus dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemberantasan korupsi harus dilakukan secara serius dan menyeluruh. Jangan sampai korupsi dianggap sebagai kejahatan biasa, karena dampaknya dapat merusak sendi-sendi kehidupan bernegara dan pada akhirnya rakyat yang menjadi korban,” katanya.
Oki juga mendorong agar aparat penegak hukum terus memperkuat upaya pemberantasan korupsi dengan tetap menjunjung tinggi profesionalitas, integritas, transparansi, serta kepastian hukum.
Ia berharap kesadaran untuk mencegah korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Negara yang kuat membutuhkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Ketika korupsi dapat ditekan, anggaran negara bisa lebih optimal digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Oki.
Red
